Sunday, May 17, 2009

Membuat badan menjadi wangi

Bagaimana caranya agar kita menjadi wangi ? Dan pernahkah
kita melihat orang yang badannya bau atau tidak wangi.

Dan orang-orang yang badannya bau akan mempengaruhi
kelancaran karir mereka di dunia kerja.


Contoh orang-orang yang badannya tidak wangi :

  • Di Lift.

    Pernah kita satu lift dengan orang yang badannya bau.
    Yang pasti kita pasti buru-buru ingin keluar dari Lift
    tersebut.

  • Shalat.

    Pernahkan anda shalat disamping atau dibelakang orang
    yang badannya bau.

    Penulis sendiri pernah shalat dibelakang orang yang
    mempunyai bau kaki (Huhuhu..pengalaman yang tidak
    terlupakan)
Bagaimana stategi penulis agar mempunyai badan wangi
  • Mandi

    Mandilah 2x sehari dan mandilah dengan bersih.
    Jangan lupa untuk semua badan diberi sabun dan digosok

  • Makanan

    • Hindari makanan bawang putih
      Jangan makan seperti bakso dengan kuah
      bawang (rasa enak banget tetapi akan membuat
      Efek bau badan)

  • Pakaian

    • Gantilah celana anda setiap hari.

      JIka anda anak kos bisa mengganti setiap 2 hari
      Sekali (nunggu kering jemuran dulu..he3x)


--------------------------------------------------------------

Untuk melihat kumpulan artikel-artikel tentang peningkatan
karir bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://karir-pria.blogspot.com/2009/05/
kumpulan-artikel-artikel-blog-karir.html

perkenalan blog http://karir.pria.blogspot.com

Hai semuannya. blog ini saya buat agar bermanfaat untuk
saya sendiri dan teman-teman yang membaca blog ini dalam
meningkatkan karir di dalam dunia persaingan kerja.

Semoga bermanfaat ya..

aktivitas saya hari ini :

  • Membuat blog ini
  • Mengupdate 4 artikel tentang pengaturan jadwal kerja.

----------------------------------------------------------------

Untuk melihat kumpulan artikel-artikel tentang dunia karir
bagi pria bisa dilihat pada link di bawah ini :

http://karir-pria.blogspot.com/2009/05/
kumpulan-artikel-artikel-blog-karir.html

kumpulan artikel-artikel blog karir pria

Dibawah ini merupakan kumpulan artikel-artikel blog
http://karir-pria.blogspot.com.

Semoga bermanfaat dalam kehidupan karir sehari-hari :

  1. Plan your work-work your planl
  2. Teknik mengatur jadwal kerja dengan to do list
  3. Kekuataan chunking
  4. Banyak pekerjaan sedikit waktu

Plan Your Work, Work Your Plan

Plan Your Work, Work Your Plan
Oleh Rahmat

Kemampuan Anda membuat rencana dan juga kemampuan Anda melakukan rencana adalah suatu ukuran akan kompetensi Anda. Rasulullah SAW membuat rencana saat akan hijrah ke Madinah. Beliau juga membuat rencana setiap akan melakukan perang. Rencana adalah jembatan Anda menuju tujuan.

Buatlah Daftar
Daftarlah pekerjaan-pekerjaan Anda yang harus Anda kerjakan. Daftar akan membantu Anda mengorganisasikan pekerjaan Anda agar lebih efektif. Jika ada pekerjaan baru, tambahkan dalam list sebelum dikerjakan.

Rencanakan Sehari Sebelumnya
Setiap hari setelah selesai Anda bekerja, atau waktu bekerja Anda menjelang habis, buat rencana untuk esok hari. Pekerjaan yang belum selesai hari ini, masukan dalam rencana besok, ditambah rencana-rencana baru.

Langkah-langkah Membuat Rencana Harian

  • Buat Master List.

    Master List adalah daftar dari semua ide Anda tentakan apa yang harus atau ingin Anda lakukan. Daftar ini adalah tempat menangkap semua ide yang datang, yang bisa saja datang setiap hari, setiap minggu, atau setiap bulan.
  • Buat Daftar Bulanan.

    Pilih ide-ide yang ada di master list yang akan dikerjakan bulan ini, bulan depan, dan bulan berikutnya. Tentu saja Anda akan memperhatikan prioritasnya.
  • Susun daftar pekanan.

    Buat daftar lebih rinci dari daftar bulanan untuk Anda lakukan setiap pekannya.
  • Susun daftar harian.

    Sekarang transfer rencana pekanan dan bulanan Anda menjadi daftar yang bisa dilakukukan secara harian. Ini lebih rinci lagi dari daftar mingguan.
Disiplinlah, sehebat apa pun Anda memiliki rencana, Anda tidak akan mendapatkan apa-apa jika tidak disiplin menjalankannya. Selain disiplin, rencana Anda juga harus selalu direview dan diperbaharui, karena mungkin saja ide yang lebih baik datang belakangan.

sumber = www.motivasi-islami.com

Kekuataan chunking

Kekuatan Chunking
Oleh Rahmat

Kadang, semangat menurun ketika kita melihat daftar yang harus kita kerjakan begitu banyak. Kita menjadi takut duluan menghadapi daftar kegiatan yang begitu banyak.

Ada strategi yang bisa digunakan untuk mengatasi hal ini, strategi ini disebut dengan "chunking". Metode chunking berfungsi untuk menyederhanakan apa yang harus kita lakukan. Penyederhanaan bisa dilakukan dengan dua cara. Cara pertama ialah dengan memecah tugas besar menjadi tugas-tugas kecil. Cara kedua justru menggabungkan tugas-tugas yang banyak dalam suatu daftar tindakan yang mudah dikelola.

OK, kita mulai dengan cara pertama. Jika Anda memiliki tujuan yang besar, jadikan tujuan tersebut menjadi pecahan-pecahan tujuan yang kecil yang akan memperngaruhi psikologi Anda. Jika Anda melihat tujuan yang sudah dipecah-pecah, secara psikologis Anda akan lebih bersemangat meraih tujuan tersebut ketimbang Anda melihat tujuan yang besar.

Cara kedua ialah dengan mengelompokan daftar panjang tujuan Anda. maksudnya sama, akan mempermudah pengelolaannya. Suatu contoh jika Anda mempunyai banyak daftar yang harus dilakukan, mungkin akan membuat kita bingung, tetapi jika dikelompokkan akan lebih memudahkan kita mengelolanya dan membawa impak ke psikologis Anda.

Kenapa pengelompokan ini bermanfaat? Karena otak manusia sering hanya mengingat 5 sampai 9 hal saja secara spontan. Jika kita mengingat lebih dari 9 berarti pikiran kita menjadi kelebihan beban. Jadi jika Anda memiliki tugas yang banyak, kelompokkan menjadi 5 sampai 9 kelompok.

Sebagai contoh, akan saya sertakan bagaimana contoh saya mengorganisasikan kegiatan saya sehari-hari.

Menulis Artikel untuk BMMI
Menulis dan mengedit Buletin
Menulis artikel dalam format html
Mengupdate web site
Menulis Artikel untuk kursus
Menulis ebook
Menulis buku
Mengelola milist
Membaca email masuk
Membaca artikel masuk
Menjawab pertanyaan
Mendesain tampilan web baru
Memasang iklan di iklan baris
Mengirim artikel ke milist/ezine lain
Mensortir dan mengkoleksi artikel
Membaca buku
Membaca ebook
Mengikuti pelatihan

Kemudian saya kelompokan menjadi

Pemasaran
Memasang iklan di iklan baris
Mengirim artikel ke milist/ezine lain

Pengembangan Diri
Membaca buku
Membaca ebook
Mengikuti pelatihan

Produk
Menulis Artikel untuk BMMI
Menulis Artikel untuk kursus
Menulis ebook
Menulis buku

Sistem
Menulis dan mengedit Buletin
Menulis artikel dalam format html
Mengupdate web site
Mengelola milist
Membaca email masuk
Membaca artikel masuk
Menjawab pertanyaan
Mensortir dan mengkoleksi artikel

Kuncinya ialah mengelompokan dengan jumlah kelompok dibawah 9 kelompok agar pemikiran sadar kita bisa mengawasi atau mengontrol hal-hal yang harus dilakukan. Anda bisa melakukan dengan berbagai cara, bisa dengan daftar di MS Excel, di explorer, filling cabinet, dsb.


sumber = www.motivasi-islami.com

Banyak Pekerjaan Sedikit Waktu

Banyak Pekerjaan Sedikit Waktu
Oleh Rahmat*

Salah satu penyebab mengapa seringkali kita meninggalkan satu tugas karena ada kesan banyak pekerjaan tetapi waktu yang kita miliki sangat sedikit. Waktu sering kali menjadi masalah utama yang dihadapi oleh sebagian dari kita. Memang, kewajiban kita lebih banyak dari waktu yang kita miliki, tetapi meninggalkan tugas utama kita dalam hidup bukanlah langkah keluar yang baik.

Prioritas
Karena kita memang tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengerjakan semua yang perlu kita kerjakan, maka langkah yang bijak ialah membuat prioritas. Kita harus secara berkala dan terus menerus melihat kembali daftar pekerjaan kita dan menentukan prioritas, mana yang harus diperhatikan atau dikerjakan terlebih dahulu.

Hukum 80/20
Anda pernah mendengar hukum ini? Atau ada juga orang yang mengatakannya dengan hukum pareto. Pareto adalah suatu diagram dalam ilmu statistik untuk melihat suatu faktor yang paling dominan. Penerapannya dalam manajemen waktu ialah kita harus memilih pekerjaan kita yang memiliki manfaat paling besar.

Metode ABC
Metode ABC adalah salah satu metode yang sering digunakan untuk mengelola prioritas daftar pekerjaan. Caranya dengan mengelompokan pekerjaan-pekerjaan yang harus kita lakukan, kelompok A, B, dan C. Apa kriteria kelompok-kelompok tersebut?

Kelompok A, adalah pekerjaan-pekerjaan yang harus Anda kerjakan, jika tidak akan mengakibat suatu konsekwensi yang besar. Kelompok disebut pekerjaan yang sangat penting. Jika memiliki banyak pekerjaan sangat penting, maka Anda bisa menomori pekerjaan tersebut dengan A-1, A-2, dan seterusnya.

Kelompok B, adalah pekerjaan-pekerjaan yang harus Anda lakukan tetapi memiliki konsekwensi yang lebih rendah. Kelompok ini disebut pekerjaan penting. Dilakukan hanya jika pekerjaan kelompok A sudah selesai. Biasanya kelompok B adalah pekerjaan penting tetapi masih bisa ditunda.

Kelompok C, adalah pekerjaan-pekerjaan yang baik dilakukan. Suatu pekerjaan yang akan membawa dampak positif jika dilakukan tetapi tidak menimbulkan dampak negatif jika tidak. Atau suatu pekerjaan yang tidak menimbulkan dampak bagi seluruh pekerjaan atau kehidupan Anda. Kelompok ini hanya bisa dilakukan jika kelompok A dan B sudah selesai. Kelompok ini disebut dengan pekerjaan baik.

Prioritas Bisa Berubah
Bisa saja prioritas hari ini bisa berbeda dengan prioritas hari kemarin. Prioritas pekan ini berbeda dengan prioritas pekan kemarin, meskipun bisa saja pekerjaannya sama. Waktu kapan pekerjaan itu muncul mempengaruhi prioritasnya. Oleh karena itu kita perlu mereview jadwal kita secara periodik.

sumber = www.motivasi-islami.com

Teknik mengatur jadwal kerjda dengan to do list

To Do List
Teknik Sederhana Optimalkan Kerja Pikiran

Krishnamurti

Bagaimana meningkatkan motivasi kerja? Salah satu cara yang efektif adalah optimalkan seluruh potensi diri Anda semaksimal mungkin dengan memiliki kemampuan mengatur kegiatan kerja yang sangat padat SENDIRIAN saja tanpa sekretaris? Bagaimana caranya? Sangatlah mudah. Kuncinya: kenali cara kerja Unconcious (Pikiran Bawah Sadar=UC) Anda dengan benar dan seringlah bicara dengan dia karena dia sangatlah hebat dan pandai. Jadi ngapain mikir, gitu lho?

Biarkan saja UC Anda yang sangat JAGO tersebut mengaturkan prioritas kerja Anda sehingga hasilnya akan sangat produktif & sangat efektif. Lalu, Anda fokus pada kegiatan besar yang selaras dengan misi Anda.

Rahasia Pertama melatih UC Anda dalam catat mencatat semua kegiatan ini adalah menggunakan PENSIL. Mengapa? Karena pensil bisa dihapus sehingga jadual kegiatan kerja Anda gampang dipindah (pelajari teknik NLP tentang Submodalities, maka Anda akan menemukan jawabannya mengapa harus gunakan pensil).

Rahasia Kedua adalah gunakan buku Agenda Kerja MANUAL (bukan PDA atau sejenisnya. Mengapa? Rasakan saja sendiri manfaatnya di UC Anda he..he..) yang bisa ditulis tangan dengan pensil, gunakan agenda tahunan (widening), bulanan, mingguan dan harian (deepening). Nah, fokus mengatur prioritas kerja produktif dan efektif adalah pada kegiatan kerja HARIAN yang harus fleksibel karena sangat tergantung pada situasi dan kondisi saat itu. Kegiatan ini kita sebut saja TO DO LIST.

Berikut ini adalah panduan melakukan TO DO LIST:

1. Catat semua kegiatan kerja tambahan apapun yang ingin dikerjakan hari esok atau hari berikutnya (diluar yang sudah pasti dan terjadual) yang muncul dalam benak Anda pada Block Note, hindari mencatat dengan urutan angka (1,2,3…8), cukup gunakan kotak atau bulatan, contoh:

O Bank BCA: Setor dan bayar Kartu Kredit Citibank.

O Email: Proposal PT. ABC & kalimat motivasi

O Buat Tagihan ke PT. XYZ

O Meeting (dadakan) dengan Metro TV

2. Pada malam hari sebelum pergi tidur, susunlah semua kegiatan kerja yang akan dilakukan hari esok pada sehelai kertas atau halaman depan Block Note, usahakan satu halaman saja. Susunlah berdasarkan prioritas urutan waktu dan tetap gunakan kotak atau bulatan pada tepi kiri kegiatan kerja.

3. Sebelum tidur, bicaralah pada Unconcious Anda untuk minta bantuan dia mengatur prioritas kegiatan kerja esok hari dari yang paling penting, jika masih ada yang tertinggal dan belum dicatat, mohon bantu diberitahu. Lalu, biasanya sayapun tertelaaap…

Oh ya, saya biasanya selalu sediakan kertas dan pensil disamping ranjang jika UC saya tiba-tiba membangunkan untuk mencatat hal-hal baru yang belum ada di catatan TO DO LIST saya. Atau, kadang-kadang UC memunculkan ide baru yang cemerlang. Wow, luar biasa UC Anda, bukan?

4. Saat bangun pagi, Anda akan menemukan diri Anda secara otomatis mengatur ulang semua jadual kegiatan hari ini berdasarkan prioritas paling penting sesuai saran terbaik dari UC Anda semalam saat Anda tertidur. Mudah dan efektif, bukan?

5. Lakukan kegiatan kerja yang telah Anda susun untuk hari itu dan SELESAIKAN SATU per SATU (hindari cara kerja lompat-lompat atau setengah-setengah), coret atau beri tanda “V” (tik) pada bulatan kegiatan kerja yang telah selesai dilaksanakan. Rasakan deh ada perasaan puas dan nyaman setelah berhasil mengerjakan semua kegiatan kerja yang telah disusun oleh UC Anda semalam.

6. Untuk kegiatan kerja yang belum atau belum selesai dilaksanakan hari ini dan dirasa masih penting untuk dilakukan, dapat pindahkan ke hari berikutnya dan disusun ulang tingkat prioritasnya.

Teruslah lakukan kegiatan ini sampai menjadi terbiasa (Unconcious Competence) dan jangan heran diri Anda akan makin termotivasi, makin termotivasi dan makin termotivasi untuk terus beraktifitas dan berkarya. Sukses besarpun akan menanti karena hasil dari sukses-sukses kecil Anda hari ini.

Ingat pepatah: Semakin Keras Anda Berkerja, Semakin Sulit Anda Menyerah.

Sumber = www.portalnlp.com